Agar Mengesankan Di Mata Klien

By on Oct 8, 2014
bertemu klien

Tentu anda menganggap klien anda adalah orang yang sangat penting. Karena darinya mobil anda bisa terus diisi bensin, pulsa anda tidak kritis, dan anda masih bisa memilih makan di restoran mana hari ini. Begitu pentingnya seorang klien.

Oleh sebab itu pertemuan dengannya akan sangat bermakna. Moodnya adalah mood anda juga. Kalau moodnya buruk setelah pertemuan dengan anda, maka hati anda juga tidak akan tenang. Bukan begitu?

Maka persiapkanlah beberapa hal berikut saat akan bertemu klien.

Tepat Waktu.

Setitik kekecewaan di hati klien adalah ancaman keberlangsungan bisnis anda. Dan apa yang membuatnya bisa langsung kecewa oleh anda? Yaitu bila anda tidak tepat waktu hadir di pertemuan yang sudah dijanjikan. Anda pun begitu bukan, akan kecewa dengan orang yang tidak tepat waktu. Bila klien yang tidak tepat waktu, anda hanya bisa pasrah karena posisinya anda yang sedang butuh dia. Semua orang tidak suka menunggu. Jadi, jangan pernah remehkan waktu kehadiran.

Penampilan Yang Apik

Anda berharap klien anda adalah orang yang memegang teguh prinsip “dont judget the book by its cover?” Sayangnya tidak semua orang begitu. Justru untuk meyakinkan orang lain untuk berbisnis dengan anda, perlu penampilan yang mengesankan di hadapannya. Untuk penampilan ini, ada pebisnis yang selektif memilih mobil sesuai dengan pencitraan tamilan orang sukses. Juga gadget yang akan diletakkan di atas meja pertemuan, adalah gadget yang mengesankan sebagai orang yang sukses. Sesuaikan juga penampilan dengan tipe bisnis yang anda geluti.

Ramah dan Smart Conversation

Setiap hati akan luluh pada pribadi yang hangat. Meyakinkan klien anda untuk berbisnis dengan anda itu soal memenangkan hati, bukan sekedar memenangkan logikanya. Karena itu keramahan menjadi kewajiban manakala anda bertemu dengan klien. Cairkanlah suasana dengan klien anda sehingga ia bisa dekat dan terbuka dengan anda.

Selain ramah, wajib juga untuk berdialog dengan cerdas. Jangan kebanyakan basa-basi, melontarkan humor yang tidak lucu (jayus kata orang), apalagi menyodorkan informasi yang tidak valid dan tidak update meski dalam percakapan santai. Gunakan juga kata-kata yang jelas dan dapat dimengerti saat bercakap-cakap.

Menjadi Pendengar yang Baik

Saat klien bertemu dengan anda, ia membawa segudang harapan. Jadilah pendengar yang baik agar ia mau membongkar semua harapan yang ada di pikirannya. Setelah itu, ia akan plong dan hatinya terbuka buat anda. Sama seperti saat anda menjadi pasien, anda tentu ingin curhat banyak kepada dokter soal keluhan anda. Semua orang sepakat bahwa dokter yang baik adalah dokter yang sabar mendengar keluhan pasiennya.

Bersiaplah mendengar hal yang buruk. Saat klien komplain, tandanya ia masih berharap pada anda. Buat ia terkesan dengan kesabaran anda mendengar keluhannya dan cara anda menjabarkan langkah-langkah perbaikan. Yang penting anda mendengarkan, kalau anda cuma menjawab “baik pak, akan kami perbaiki” itu sudah cukup tanpa perlu panjang-panjang membela diri.

Berdoa dan Tawakal Pada Penguasa Hati Manusia

Allah swt menguasai hati semua manusia. Termasuk klien yang akan anda temui. Manusia hanya bisa melakukan ikhtiar agar tampil mengesankan. Begitu pula yang dilakukan Nabi Musa a.s. saat akan bertemu Fir’aun.

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِى‏ صَدْرِى‏ * وَيَسِّرْ لِى‏ أَمْرِى * وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسانِى * يَفْقَهُوا قَوْلِى

“Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS Thoha :25-28)

Doa adalah senjata orang mukmin. Sangat mungkin kita melakukan kesalahan yang mengurangi kepercayaan klien, tapi hati klien tetap Allah yang mengendalikan. Ingatlah Allah swt banyak-banyak sebelum, sedang, dan sesudah bertemu klien. Insya Allah, Ia Azza Wa Jalla akan berpihak pada anda.

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *