Bersiaplah, Gerhana Bulan Berdarah Akan Kembali Terlihat

By on Oct 3, 2014
BloodRed Moon

Sahabat muslim politan, bersiaplah untuk menyaksikan pemandangan yang langka pada malam tanggal 8 Oktober 2014 nanti, yaitu gerhana bulan total, di mana bulan tampak berwarna merah darah. Di mana saja dapat dilihat pemandangan itu?

Dilansir dari laman duniaastronomi.com, gerhana bulan total pada 8 Oktober nanti akan diawali dengan masuknya Bulan ke dalam penumbra Bumi pada pukul 15.15 WIB. Saat itu seperti tidak ada perubahan apa-apa pada Bulan karena perubahannya tidak kasat mata. Kemudian bagian menarik pada gerhana Bulan, yaitu ketika Bulan purnama menjadi tidak bulat sempurna karena terkena bayangan Bumi, akan dimulai ketika Bulan masuk umbra Bumi pada pukul 16.14 WIB. Dan akhirnya fase gerhana total akan mulai pada pukul 17.25 WIB hingga berakhir pada pukul 18.24 WIB. Saat inilah seluruh Bulan akan tampak kemerahan. Setelah itu Bulan akan kembali keluar dari umbra hingga pada pukul 19.34 WIB seluruh piringan Bulan sudah keluar seluruhnya dari umbra Bumi. Dan akhirnya pada pukul 20.33 WIB seluruh rangkaian peristiwa gerhana ini selesai.

Melihat urutan waktu tersebut, berarti kita di Indonesia tidak bisa melihat prosesi awal gerhana ini karena Bulan belum terbit. Untuk wilayah Jawa Barat, Bulan akan terbit sekitar pukul 17.40 WIB. Saat itu Bulan sudah dalam keadaan gerhana total. Gerhana nanti akan dapat diamati di arah timur. Untuk itu, carilah lokasi yang arah timurnya bebas dari halangan bangunan, pepohonan, perbukitan, atau pegunungan.

Gerhana Bulan adalah peristiwa unik yang terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan terletak segaris dan sebidang dalam orbit masing-masing. Akibatnya cahaya Matahari yang normalnya dapat mencapai Bulan menjadi terhalang oleh Bumi. Gerhana Bulan dapat terjadi dalam rentang waktu 6 bulan sekali, yaitu ketika Bulan berada di posisi yang berlawanan dengan Matahari di langit.

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Prof Dr Thomas Djamaluddin di laman detik.com menerangkan, gerhana bulan ini akan bisa terlihat di wilayah Jakarta.

“Di Indonesia bisa terlihat, di Jakarta juga bisa dilihat, kalau di Jakarta sehabis magrib sudah terlihat.” ujarnya.

BMKG menyatakan warga di Papua dan sebagian besar Maluku bagian timur akan dapat melihat fase gerhana bulan sebagian. Saat itu langit di kawasan tersebut sudah mulai gelap sehingga bulan bisa terlihat.

Sementara warga di Maluku bagian Barat, Sulawesi, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan bagian Timur dan Jawa bagian timur akan mendapati bulan berada dalam fase gerhana bulan penumbra hingga berakhirnya gerhana tersebut. Sama seperti di bagian timur Indonesia, langit di kawasan ini juga mulai gelap sehingga gerhana bulan masih bisa terlihat.

Sedangkan warga di Jawa bagian barat, Kalimantan bagian barat dan Sumatera tidak dapat mengamati gerhana bulan total 15 April 2014. Ini mengingat proses gerhana sudah berakhir pada saat bulan terbit di wilayah tersebut.

Ini infografik dari gerhana bulan 8 Oktober mendatang.

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *