Di Atas Panggung Inspirasi, 14 Motivator Membakar Semangat

By on Oct 29, 2014
panggung inspirasi 2014

Seorang motivator saja sudah cukup untuk membangkitkan gairah hidup. Lalu bagaimana bila empat belas motivator sekaligus berbicara bersama di sebuah panggung? Sekitar 700 audien pun terbakar semangatnya.

Gedung Sucofindo terasa membara di ahad (26 Oktober 2014) siang. Sumbernya berasal dari semangat menyala para peserta Panggung Inspirasi 2014, yang digagas oleh Dompet Dhuafa melalui program Indonesia Berdaya. Bekerjasama dengan Bumiputera, JNE, Hamanasa, dan Transmart Carrefouf.

“Gelaran acara dari Dompet Dhuafa ini untuk menyebarkan inspirasi seluas-luasnya kepada masyarakat Indonesia melalui 14 tokoh penebar semangat di ‘Panggung Inspirasi 2014’ ini. Melalui 14 tokoh tersebut masyarakat dapat menggali lebih dalam berbagai inspirasi dan motivasi yang akan membawa gairah positif menuju sukses mulia dalam hidup,” Ahmad Juwaini, Presiden Direktur Dompet Dhuafa menerangkan.

Para pembicara yang mengambil bagian dalam acara tersebut yakni Jamil Azzaini, Ippho Santosa, Valentino Dinsi, Ahmad Fuadi, Iwel Sastra, M. Assad, Zaidul Akbar, Endy Kurniawan, Ahmad Gozali, Mas Mono, Prasetya M.Brata, Prie GS, Dwiki Dharmawan, dan Snada. Mereka adalah motivator, penulis buku, dan seniman. Di atas panggung mereka berkolaborasi memberikan inspirasi bagi audien.

Tema yang diusung dalam gelaran tersebut adalah “Lima Rahasia Sukses yang Tidak Dipelajari di Sekolah”. Peserta pun menimba ilmu langsung dari mereka yang telah sukses dan menjadi pakar di bidangnya masing-masing.

Ahmad Fuadi, penulis buku Negeri 5 Menara, membeberkan kisah suksesnya. Tuturnya, kesuksesan berawal dari keterpaksaan. “Semua saya awali dari keterpaksaan. Saya terpaksa masuk sekolah Islam karena keinginan orang tua. Namun di situlah titik balik saya, di sekolah tersebut ternyata kaya akan wawasan. Di sana saya mendapatkan wawasan dunia yang di relay dari siaran radio luar negeri, sehingga memotivasi saya bermimpi untuk mengunjungi negara tempat radio tersebut siaran. Hingga akhirnya Allah mengabulkan mimpi itu dan saya menjadi seperti ini. Jadi, keterpaksaan tersebut dapat Anda ubah menjadi motivasi penyemangat yang akan membawa kesuksesan Anda semua,” terangnya.

Ada juga Mas Mono, yang namanya terkenal dimana-mana karena kesuksesan usaha kuliner ayam bakarnya, bertutur: “Apa yang saya raih ini berawal dari kekecewaan ibu saya setelah berkunjung ke Jakarta dan hanya mendapati anaknya bekerja sebagai penjaja gorengan di kawasan patung Pancoran. Namun itu menjadi tekad kuat saya untuk sukses membahagiakan orang tua. Akhirnya semua di jawab Allah dengan kesuksesan bisnis kuliner ini”.

Acara padat inspirasi ini juga dijadikan ajang penggalangan dana untuk saudara muslim yang kurang beruntung, seperti di Gaza.

“Tak hanya menebar inspirasi, pada gelaran Panggung Inspirasi ini juga turut menjadi media berbagi untuk sesama. Karena seluruh dana yang terkumpul dari kegiatan ini nantinya akan digunakan untuk program Indonesia Berdaya dan SCHOOL FOR GAZA,” jelas Ahmad.

Dana yang berhasil terhimpun sebesar Rp 160 juta yang berasal dari uang pendaftaran peserta dan tambahan Rp 111 juta dari penggalangan dana melalui jalur sedekah dan lelang on the spot.

Dompet Dhuafa mengucapkan terima kasih kepada para peserta dan motivator yang hebat dalam menjadikan Indonesia yang lebih bermartabat.

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

One Comment

  1. Rico

    Nov 1, 2014 at 16:51

    Menarik… Kapan lagi acara seperti ini diadakan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *