Memahami Makna Bunyi Klakson

By on Oct 24, 2014
klakson

Sedang asyik mengendarai kendaraan, tiba-tiba terdengar bunyi klakson. Bagaimana perasaan Anda?

Tentu tidak bisa seketika Anda merasa kalau suara klakson itu tertuju kepada Anda. Tapi kalau bunyi klakson itu bersumber dari kendaraan terdekat, memang otomatis ada perasaan bertanya-tanya bagi pengendara lain yang mendengarnya, “Kenapa? Salah saya apa?” Bisa dimengerti kalau misalnya Anda sedang berada di baris depan antrian lampu merah, Anda paham bahwa klakson itu memberi tahu kalau lampu lalulintas sudah berganti hijau dan saatnya jalan; atau kalau kendaraan Anda mogok, biasanya bunyi klakson itu omelan kepada Anda karena mengganggu jalan.

Tak jarang terjadi pengendara yang merasa diklakson tersinggung. Dan kemudian berujung cekcok di jalan. Memang, di jalan raya, kampas rem kesabaran orang-orang tiba-tiba tipis.

Agar hati tak tersinggung saat diklakson, Anda harus pahami arti bahasa klakson. Tapi yang utama adalah Anda harus menyediakan hati yang lapang untuk sesama pengendara. Berikut ini kemungkinan maksud orang membunyikan klakson:

Dilihat dari ketukan klakson:

Satu Kali Klakson

Biasanya pengendara membunyikan klakson sekali dan pendek bila bertemu orang lain yang ia kenal dengan maksud menyapa. Atau pemberitahuan kepada pengendara di depan bahwa ada kendaraan di belakang yang ingin mendahului. Atau teguran halus seperti, “awas mas”.

Dua Kali Klakson

Yang paling umum ini adalah tanda ingin mendahului. Biasanya bila kendaraan di depan terasa lambat, pengendara di belakang akan membunyikan klakson dua kali dan memberi sen kanan tanda akan mendahului.

Klakson Lebih Dari Dua Kali, atau Sekali Tapi Panjang

Biasanya bunyi klakson yang bersahabat hanya sampai dua kali. Kalau lebih dari dua kali atau bunyi klaksonnya sekali tapi nadanya panjang, itu tanda pelampiasan kekesalan dari yang membunyikannya.

Secara umum orang membunyikan klakson untuk keperluan seperti berikut:

Menyapa orang lain

Klakson dibunyikan untuk menyapa pengendara yang berpapasan, menyapa satpam kompleks, menyapa kenalan yang sedang di trotoar, dll.

Memberi peringatan kepada pengendara lain.

Bila ada pengendara lain yang agak ceroboh, klakson akan berbunyi memperingatkan orang itu.

Memberi Tanda

Bunyi klakson bisa berarti tanda ada pengendara di belakang yang akan mendahului, atau pengendara lain ingin berbelok, dll.

Memerintah

Kalau lampu hijau baru saja menyala, lalu terdengar bunyi klakson, itu pertanda kendaraan di belakang meminta kendaraan di depannya agar segera jalan, atau jalannya dipercepat.

Kesal

Bunyinya khas. Semua orang bisa mengenali mana klakson yang dibunyikan karena kesal. Penyebabnya banyak, yang paling sering tentu angkutan umum.

Salah Pencet

Ini tak jarang juga terjadi. Maksud hati memencet sen, tapi malah klakson yang terpencet.

Jadi, jangan tersinggung dulu kalau mendengar suara klakson. Coba pahami situasi dan berprasangka baik.

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

One Comment

  1. Adi Jayadi

    Nov 1, 2014 at 05:00

    Paling gak suka sama motor yg obral klakson. Dikit2 bunyiin klakson. Cerewet banget. Jalanan kan bukan punya nenek moyangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *