Mengenal Bisnis Waralaba

By on Oct 18, 2014
salaman

Ada banyak pilihan untuk memulai usaha. Dari memproduksi barang hingga menjual sendiri, reseller, hingga waralaba atau frenchise.

Waralaba dikenal sebagai jalan pintas bagi orang yang memiliki modal dan usahanya ingin cepat berkembang. Sebab dalam waralaba, pihak pembeli bisa menyambung sebuah usaha yang sudah populer di masyarakat. Tidak perlu capek-capek membangun bisnis dari awal dan sibuk berpromosi bila berbisnis melalui waralaba.

Pengertian waralaba sendiri ada berbagai macam. Menurut peraturan pemerintah Nomor 16 Tahun 1997, waralaba adalah perikatan yang salah satu pihaknya diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Intinya, menurut Asosiasi Franchise Indonesia, waralaba adalah sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir dengan pengwaralaba (franchisor) yang memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.

Ilustrasinya seperti berikut: Rudi membangun sebuah usaha rumah makan. Membangun dari awal, Rudi menentukan lokasinya, nama rumah makan, menu, dan juga promosi. Atas seizin Allah usaha Rudi berkembang pesat. Nama rumah makannya terkenal, dan menunya yang unik cepat tersebar di masyarakat. Menjadi obrolan di sosial media dan diliput oleh stasiun televisi.

Melalui modal popularitas ini Rudi menawarkan ke temannya yang di seberang pulau untuk membangun rumah makan dengan nama dan menu yang sama. Temannya tertarik, ia membayar sejumlah uang kepada Rudi, dan Rudi mengizinkan nama rumah makannya digunakan untuk bisnis temannya. Rudi juga mengirimkan resep masakan yang dijual di restorannya, bahkan mengirimkan kokinya untuk melatih koki temannya Rudi.

Bisnis waralaba yang paling sering kita temui adalah bisnis minimarket. Sekarang, hampir di tiap perempatan kota besar di temukan bisnis minimarket. Saking menjamurnya, di sebuah simpang bisa ditemukan dua sampai tiga minimarket berbeda berdiri berdekatan. Selain minimarket, yang paling sering diwaralabakan adalah bisnis masakan.

Untuk bisnis minimarket, seseorang harus membayar ratusan juta hingga milyaran kepada pemilik nama toko yang resmi. Selain mendapatkan nama, pembeli usaha minimarket juga mendapatkan aplikasi kasir serta pendistribusian barang.

Memang, tidak cuma nama merk saja yang didapat pembeli waralaba. Untuk waralaba makanan biasanya ada yang mendapat kiriman bahan baku rutin, resep, gerobak, dll. Tergantung apa yang dijual oleh pemegang hak.

Sahabat muslim tertarik untuk berbisnis waralaba?

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *