Yang Sering Ditanyakan Saat Wawancara Kerja

By on Nov 17, 2014
interview kerja

Ada beberapa pertanyaan yang sering diajukan oleh pewawancara, apapun posisinya, dan apapun perusahaannya. Tetapi walaupun sudah umum, tetap saja pertanyaan itu menentukan penerimaan seorang pelamar. Ada baiknya kita mempersiapkan bila diajukan pertanyaan tersebut saat hendak menemui pewawancara.

Ceritakan Tentang Diri Anda

Tak perlu cerita yang dramatisir dan mengharukan, juga jangan terlalu ringkas, tapi ceritakan tentang diri Anda yang berhubungan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Pewawancara juga tidak punya banyak waktu untuk mendengar biografi Anda dengan detail.

Misal anda melamar untuk posisi programmer komputer, ceritakan bagaimana awal mula ketertarikan Anda kepada komputer, bagaimana Anda memutuskan untuk kuliah di jurusan yang terkait, perjuangan Anda untuk mendalami dunia komputer, dan sebagainya. Yang paling penting adalah pengalaman Anda saat bekerja sebagai programmer, kompetensi, capaian, dan ciri khusus yang jadi lebihan Anda.

Alasan Resign

Pertanyaan ini diajukan kepada pelamar yang sudah bekerja di perusahaan lain. Tentu, pewawancara ingin tahu motiv anda keluar dari perusahaan yang lama. Sekaligus di balik pertanyaan itu, ada jebakan yang bisa membuat Anda tidak diterima.

Kalau Anda sampai menjelek-jelekkan atasan atau perusahaan yang sedang mempekerjakan Anda, penilaian Anda akan buruk. Carilah jawaban yang elegan yang bisa membuat Anda diterima. Mencari karir yang lebih baik, karena perusahaan yang Anda lamar memiliki nama besar, ingin mengembangkan skill, alasan jarak dari rumah, itu semua masih bisa diterima. Tak apa jujur, asal jangan membuka kesan buruk yang menyulitkan Anda.

Kelemahan dan Kelebihan

Anda juga akan selalu ditanya soal kelemahan dan kelebihan. Pertanyaan ini juga mengandung jebakan yang bila Anda terlalu jujur membuka diri, atau terlihat mengada-ada, makin memperkecil kesempatan Anda untuk diterima.

Soal kelebihan Anda, jawablah dengan jujur dan itu mudah. Tetapi menjawab kelemahan dengan jujur tentu sulit. Yang disarankan, Anda memberi jawaban yang seolah-olah itu kelemahan Anda, tetapi sebenarnya menyiratkan kelebihan. Misalnya, “Saya orang yang suka lupa waktu kalau bekerja.” Tapi jawaban seperti ini sudah umum, carilah yang lain yang faktual. Minimal, jangan berikan jawaban yang membuat peluang Anda diterima tertutup.

Rencana 5 Tahun ke Depan

Pertanyaan ini menggali cita-cita Anda, juga bisa melihat apakah Anda orang yang visioner, peduli dengan karir, punya komitmen pada perusahaan, punya potensi untuk berkembang dan promosi, dll.

Berilah jawaban yang menunjukkan Anda tertarik untuk mengembangkan diri, mengabdi pada perusahaan, dan berambisi untuk mencapai karir yang lebih baik.

Gaji yang Diminta

Carilah informasi soal kisaran gaji di tempat yang Anda lamar sebelum Anda menghadap pewawancara. Agar Anda menawar tidak terlalu kecil atau tidak terlalu besar.

Biasanya perusahaan akan melakukan penawaran terhadap gaji yang Anda minta. Karena itu lebihkan sedikit untuk persiapan negosiasi.

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *