Hitung-Hitungan Bisnis Cukur Rambut Yang Menggiurkan

By on Dec 2, 2014
cukur rambut

Benarkah bisnis selalu perlu modal besar?

Membeli sebuah franchise yang menjual ayam goreng, 2 tahun lalu membutuhkan biaya sebesar 100 juta dengan BEP minimal 1 tahun. Kini, modal minimal pembelian franchise itu sebesar 300 juta dengan BEP minimal 2 tahun. Bagaimana bisa? Wajar, karena harga jual ayam tidak terlalu signifikan naiknya. Sementara franchise fee semakin besar, dan modal pun semakin besar. (Ah… modal sebesar itu mungkin lebih baik digunakan untuk bisnis property).

Tetapi percayalah, berbisnis tidak selalu perlu modal besar. Ada sebuah bisnis yang tidak memerlukan modal besar, tetapi untungnya lumayan. Tidak perlu franchise!! (Tapi kali ini saya tidak akan share soal bisnis property, bisnis saya sendiri. Karena bisnis property butuh modal besar dan untungnya memang besar, lagipula ada misi khusus di sana).

Saya ingin bercerita tentang bisnis cukur rambut. Whatever namanya – mau pangkas rambut asgar (asli dari garut), atau barbershop yang kerenan dikit, bisnis ini tidak memerlukan modal yang besar tapi putaran keuntungan hariannya lumayan kencang. Untuk menambal pengeluaran harian, bisnis ini bisa diandalkan. Pengawasan bisnis ini pun bisa didelegasikan.

Berikut ini hitung-hitungan harian dari bisnis cukur rambut, yang saya pantau dari outlet di sebelah kantor. Outlet ini hanyalah sebuah kios satu lantai (4×5) yang disewa.

Modal:

1.Sewa tempat(1 taun)  : 7.000.000,-

2.AC Second                    : 2.000.000,-

3.Alat cukur,cermin         : 4.000.000,-

4.Bangku,meja,banner    : 7.000.000,-

Total                                   : 20.000.000,-

Hitungan incomenya:

1.Income 2 bulan pertama

per bulan : 10 orang x @ 12.000 x 30 hari =

3.600.000,- x 2 bulan = 7.200.000,-

2.Income 8 bulan berikutnya

Per bulan : 25 orang x @ 12.000 x 30 hari =

9.000.000,-× 8 bulan = 72.000.000,-

Total Income 10 bulan = 79.200.000,-

Nah, pengeluarannya berapa?

1.    Gaji tukang cukur(asumsi 1 orang) 60.000 x 30 hari

= 1.800.000,- × 10 bln     = 18.000.000,-

2.Insentif per bulan apabila tercapai target

= 500.000,- × 10 bulan    =  5.000.000,-

3.biaya operasional (sabun,silet listrik)

= 2.000.000,- × 10 bulan = 20.000.000,-

Total——————->  43.000.000,-   

So, selisihnya/net income:

79.200.000,- (-) 43.000.000,- = 36.200.000,-

Artinya, kurang dari 10 bulan sudah balik modal. Atau rata-rata sudah mengantongi net margin bulanan 3.620.000,- (ini asumsi tukang cukurnya 1 lho, padahal beli alat dan bangku buat 2 tukang cukur). Menggiurkan?

Nah asumsi ini dapat berjalan dengan baik pada kondisi:

1. Lokasi cukup strategis, tidak usah terlalu ramai, di daerah perumahan pun oke. (Ini mengacu ke tukang cukur sebelah kantor saya.)

2.Rekruitmen tukang cukur harus benar dan tepat. Coba saja iseng bertanya ke tukang cukur langgananmu. Biasanya kalo sudah kenal dekat, mereka akan kasih rekomendasi temannya atau dari satu kampungnya.

3.Kontrol tukang cukurnya harus kuat. Kalau memang kita sibuk (asumsi pemodal karyawan, pegawai) bisa aja meng-hire orang untuk memonitor tukang cukur. Tugasnya melakukan pemantauan pagi dan sore hari. Bisa direkrut dari saudara yang menganggur, atau adik kelas kuliah yang bisa dipercaya. Kalau bisnis ini berkembang, bisa saja menambah cabang.

4. Modal dari mana? Bagi PNS atau karyawan, bisa pinjam ke koperasi. Bagi istri yang mau usaha, bisa minta suami, mumpung modal cuma 20 juta. Apalagi kalo suaminya direktur. Hehe..

Sekian. Salam Hangat dari Bang Rudenk

* ditulis lagi pas radang tenggorokan

 

Rudi Saputra

Seorang Socialpreneur dan Developer.

Rudi Saputra

 

——

Like Fanspage Muslimpolitan: http://www.facebook.com/muslimpolitan

Twitter: http://twitter.com/muslimpolitan

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *