Jangan Gunakan Lampu Putih Menyilaukan Di Jalan Atau Anda Terancam Hukuman Ini

By on Jan 20, 2015
lampu silau

Lampu depan kendaraan yang berwarna putih terang dan menyilaukan amat membahayakan bagi pengguna jalan. Terutama untuk kendaraan yang bergerak dari arah berlawanan. Cahaya lampu yang silau bisa mengganggu pandangan pengemudi dan mempengaruhi jalannya kendaraan.

Oleh karena itu, aparat kepolisian bermaksud mengatur pencahayaan lampu depan kendaraan. Menurut Kepolisian Daerah Metro Jaya, petugas akan menindak pelanggar dengan memberikan surat tilang, yang berisi denda maksimal Rp 500.000 atau kurungan dua bulan bagi pengguna mobil atau motor yang  menggunakan lampu depan putih menyilaukan.

“Peringatan bagi para pengendara mobil dan sepeda motor yang mengganti lampu depan kendaraan yang mengeluarkan sinar berwarna putih terang, berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas,” bunyi pernyataan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya dalam siaran persnya, Minggu (18/1).

Selain lampu depan, mengganti lampu rem belakang dari warna merah menjadi putih atau transparan juga membuat silau dan membahayakan pengendara lain dan tercancam hukuman serupa.

Peringatan polisi ini didasarkan pada pasal 279 Undang-undang No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang berbunyi: “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 (Lima ratus ribu rupiah).”

Polisi juga mengingatkan bahwa pihak produsen mobil telah mengatur peruntukan lampu sesuai fungsinya, yang mana lampu depan kendaraan terbuat dari mika berwarna bening sehingga memiliki pancaran cahaya yang memecah dan memudar sebagai fungsi penglihatan jalan ke depan, sedangkan lampu belakang dibuat dengan kaca mika berwarna merah dan pancarannya redup sebagai fungsi pertanda kondisi kendaraan melakukan pengereman.

Dengan kata lain, tak perlu dimodifikasi macam-macam yang justru akan mengganggu fungsinya dan membahayakan orang lain.

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *