Cara Kreatif Masyarakat Perkotaan Hindari Begal: @pulangkonvoi

By on Mar 5, 2015
pulangkonvoi

Warga sipil perkotaan semakin kreatif untuk mengatasi masalah khas urban. Misalnya masalah transportasi, mereka membentuk komunitas “nebengers” yang saling memberi tumpangan kendaraan kepada warga lain yang membutuhkan. Dan untuk masalah yang sedang marak saat ini, yaitu begal, mereka membuat komunitas @pulangkonvoi yang bertujuan untuk menghindari begal.

Komunitas ini mengajak masyarakat untuk pulang bersama dengan cara melakukan cuitan di Twitter yang isinya lokasi tempat berkumpul, jam, dan tujuan pulang. Akun ini disambut positif oleh para netizen karena dapat menciptakan rasa aman di jalanan pada malam hari.

Mekanisme pulang konvoi ini mudah. Pengendara tinggal menentukan titik kumpul dan waktunya, kemudian pulang bersama ke daerah tertentu. Follower akun @PulangKonvoi tinggal merespon tweet tersebut untuk ikut bergabung.

BBC Indonesia menulis tentang Awang Dito, 30, pegawai swasta yang sehari-hari pulang-pergi naik motor dari daerah Pondok Cabe ke daerah Jakarta Pusat. Dia mengaku semakin khawatir terhadap aksi begal setelah ada peristiwa pembakaran ‘pelaku begal’ di Tangerang Selatan.

“Seminggu terakhir, saya jadi pulang dengan teman kantor saya yang searah. Kalau dia belum selesai kerja saya tunggu, begitu juga sebaliknya, supaya bisa pulang bareng,” katanya kepada BBC Indonesia.

“Dari situ, mulai obrolan-obrolan antar teman kantor, bagaimana supaya pulang kantor lebih aman, tanpa harus ada ancaman sana-sini. Semakin ramai obrolannya akhirnya kita mencetuskan #PulangKonvoi ini.”

Melalui @PulangKonvoi di Twitter, mereka memfasilitasi pengendara motor yang ingin mencari teman konvoi untuk pulang ke rumah.

Pengguna Twitter tinggal mencantumkan data arah pulang, waktu, dan tempat kumpul, serta mention ke @PulangKonvoi. Pengguna lain yang mencari teman pulang ke arah yang sama tinggal membalas pesan itu.

Konvoi, menurut Dito, sudah dilakukan beberapa kali. Namun, ada pengguna Twitter yang masih ragu. Enigma Cipher melalui akun @goenrock mengatakan, “Ini gimana kalau begalnya ternyata malah berpura-pura jadi teman konvoi juga?”

Dalam pinned tweet akun @pulangkonvoi, mereka menjelaskan fungsi akun media sosialnya: “Hallo Rider, Selamat datang di akun sosial Kami. Disini Kami mencoba mewadahi Rider yg peduli akan keselamatan dgn cara #pulangkonvoi :)”

Berbagai sumber

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *