Harga Dollar Melambung, Pelaku Bisnis Travel Umroh Siaga

By on Mar 4, 2015
umroh

Harga dollar yang semakin perkasa hingga menembus angka 13.000 rupiah tentu berdampak pada kegiatan ekonomi masyarakat. Terutama pada sektor perniagaan yang bergantung pada impor. Tidak ketinggalan bisnis travel umroh yang sedang marak di tanah air belakangan ini.

Peningkatan harga dollar tentu saja membuat ongkos ke tanah suci semakin tinggi. Ditambah lagi naiknya harga beberapa komoditi di Indonesia seperti beras, bbm, LPG, hingga tarif tol membuat masyarakat harus menghitung ulang pengeluaran mereka yang berdampak pada menurunnya daya beli.

Hal ini diakui oleh Rizaldi Latief, seorang wiraswastawan yang menggeluti dunia bisnis travel umroh sejak tiga tahun lalu.

“Segmen bisnis travel umroh ini mengarah ke kalangan menengah ke atas. Kenaikan harga dollar memang sedikit berdampak,” ujar pengusaha travel umroh Jejak Imani ini.

Namun ia mengaku belum menghitung besar pastinya penurunan minat masyarakat untuk umroh.

“Ya, jumlah yang memutuskan untuk berangkat umroh berkurang. Tapi memang perlu diteliti lagi berapa penuruannya,” terangnya.

Pelaku usaha bisnis travel umroh tentu perlu strategi khusus menyiasati harga dollar yang semakin tak terkendali. Karena meski dollar semakin naik, tapi minat masyarakat untuk umroh tak terlalu turun. Hanya saja masyarakat akan memilih travel yang mampu menawarkan harga yang kompetitif meski harus mengorbankan beberapa layanan.

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *