Lagi, A&W Indonesia Raih Sertifikat Halal dengan Grade A

By on Mar 16, 2015
AW Halal

Untuk ketiga kalinya restoran A&W Indonesia memperoleh sertifikasi halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) dengan satus A dalam penilaian penerapan Sistem Jaminan Halal (SJH).

Sertifikasi ini menandakan komitmen restoran A&W Indonesia untuk menjamin kehalalan makanan kepada konsumen Indonesia.

“Proses sertifikasi yang dilakukan oleh A&W membutuhkan waktu 3 bulan karena terdiri dari lebih dari 200 outlet. Sertifikasi yang didapatkan oleh A&W selama tiga kali berturut selama lima tahun terakhir memberikan pengakuan kami terhadap komitmen restoran untuk terus menjaga dan menjamin kualitas produk dengan persyaratan yang berlaku,” terang Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim, senin (8/3/2015).

Sertifikasi ini pun berdampak baik kepada A&W Indonesia karena akan mempertahankan kepercayaan umat muslim.

”Dengan adanya pengakuan yang dengan sertifikasi dan SJH yang diberikan oleh LPPOM MUI memacu kami untuk memberikan kualitas terjamin dan berusaha mempertahankan kepercayaan lebih dari 205 juta konsumen Muslim di Indonesia,” jelas Product Development and Quality Assurance (PQDA) Manager of A&W Restaurant Indonesia Suryo Wiratno.

Untuk membuktikan keakuratan restoran dalam kepemilikan sertifikasi kehalalan, LPPOM MUI telah menerbitkan QR Code yang terpasang di outlet. Hal tersebut dilakukan juga untuk memudahkan konsumen dalam menemukan restoran halal.

Untuk mendapatkan sertifikasi halal, terdapat empat tahapan yang harus dilakukan yaitu pengajuan permohonan, penyerahan dokumen, pemeriksaan atau audit serta pasca pengajuan permohonan sertifikasi. Setelah disetujui, sertifikat halal berlaku selama dua tahun. Sertifikasi membuktikan bahwa produk terkait telah memenuhi persyaratan Sertifikasi Halal HAS 23000 (kebijakan, prosedur dan kriteria) sehingga bisa menggunakan label halal pada produknya.

Sementara itu, Sistem Jaminan Halal (SJH) diberikan kepada perusahaan yang telah menerima sertifikasi halal selama 3 kali berturut-turut.  Penilaian SJH terdiri dari dua nilai yaitu status A dan status B. Perusahaan yang memperoleh status A, hanya perlu melakukan pembaharuan sertifikasi halal satu kali dalam kurun waktu empat tahun. Untuk perusahaan yang mendapatkan status B diharuskan memperbaharui sertifikasi setiap 2 tahun.

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *