Tidak Lucu, Facebook Diminta Hapus Emoticon yang Ejek Orang Gendut

By on Mar 11, 2015
fat is not feeling

Maksudnya buat lucu-lucan saja ketika facebook menghadirkan emoticon “Feeling Fat” atau gendut. Tetapi ulah Facebook ini malah diprotes penggunanya yang merasa emoticon itu bisa menjadi sarana menghina fisik.

Demi menggalang dukungan untuk memprotes emoticon bersimbol bulat dan pipi merah tersenyum malu itu, Catherine Weingarten pegiat Endangered Bodies, sebuah organisasi yang “merayakan” bentuk tubuh manusia di semua ukuran, membikin sebuah petisi online.

“Saat pengguna Facebook menggunakan emoticon “feeling fat”, maka mereka mengolok-olok orang lain yang tergolong gendut, termasuk orang-orang yang memiliki kebiasaan makan dalam jumlah banyak,” begitu tertulis pada petisi tersebut.

“Gendut itu bukan sebuah perasaan, melainkan bentuk alami badan, tak peduli berapa pun beratnya, semua bentuk tubuh harus dihormati,” imbuh petisi itu.

Di Facebook banyak user yang mengekspresikan diri dengan emoticon “gemuk” yang sedianya ini bisa jadi alat mengolok-olok mereka yang menganggap dirinya merasa memiliki kelebihan berat badan. Ini juga termasuk mereka yang mengalami gangguan pola makan.

Facebook akhirnya mengeluarkan pernyataan resminya terkait desakan petisi tersebut. Jejaring sosial itu menyediakan sarana bagi orang yang memiliki kepedulian terhadap teman atau orang lain yang memiliki kelainan kebiasaan makan.

Facebook mengatakan akan bekerjasama dengan National Eating Disorders Association untuk memberikan informasi yang relevan dalam sebuah halaman khusus.

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

One Comment

  1. Pingback: Facebook Siap Bercerai dengan Blackberry - Muslim Politan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *