Amalan Khusus di Bulan Dzulhijjah

By on Sep 7, 2015
Bulan Dzulhijjah

Beberapa hari lagi bulan Dzulhijjah datang menjelang. Bagi pemburu ridho Allah, tak rela rasanya bila momen-momen terbaik terlewatkan tanpa mengerjakan amal sholeh. Termasuk amal-amal penting di bulan Dzulhijjah.

Terdapat atsar dari seorang ulama tabi’in, Abu Utsman Abdurrahman bin Mull yang berkata, “Generasi salaf (sahabat) sangat memuliakan puluhan hari yang tiga; sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, sepuluh hari pertama Dzul Hijjah, dan sepuluh hari pertama Muharram.”

Keutamaan bulan Dzulhijjah telah disampaikan oleh Rasulullah saw melalui riwayat yang disampaikan oleh Ibnu Abbas r.a.

 مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ ». يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ « وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ

“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.“

(HR. Abu Daud no. 2438, At Tirmidzi no. 757, Ibnu Majah no. 1727, dan Ahmad no. 1968, dari Ibnu ‘Abbas. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim)

Amalan-amalan terbaik di bulan Dzulhijjah antara lain:

1. Haji dan Umroh

Dzulhijjah termasuk bulan haram. Di bulan-bulan tersebut ibadah haji digelar. Sehingga ibadah haji beserta umroh menjadi ibadah khusus yang dimiliki bulan ini.

“Satu umrah ke umrah lainnya menjadi penghapus dosa-dosa di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan yang setimpal untuknya selain surga.”  (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Shoum Sunnah

Ibadah ini berlaku untuk muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Ada opsi untuk mengerjakan shoum sunnah lengkap dari tanggal 1-9 Dzulhijjah, atau minimal shoum di hari Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Tentang shoum Arafah, Rasulullah saw telah berpesan:

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ ، أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ ، وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ

Shaum hari Arafah, aku mengharap Allah menghapuskan dengannya dosa satu tahun sebelumnya dan dosa satu tahun sesudahnya.”
(HR. Muslim, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Sementara shoum sepuluh hari Dzulhijjah didasari dari riwayat berikut:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَصُومُ تِسْعَ ذِى الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْر.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya (hijriyah), …” (HR. Abu Daud no. 2437. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

3. Memperbanyak dzikir

Ibnu Umar menyampaikan fadhillah ini.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللهِ ، وَلَا أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنَ الْعَمَلِ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ ، فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنَ التَّهْلِيلِ ، وَالتَّكْبِيرِ ، وَالتَّحْمِيدِ

“Tiada hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal kebaikan pada hari tersebut lebih dicintai oleh Allah, melebihi sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah ini. Maka hendaklah kalian memperbanyak tahlil, takbir, dan tahmid.”
(HR. Ahmad)

4. Sholat Idul Adha serta Berkurban

Terdapat hari raya Idul Adha di bulan ini. Di hari itu umat Islam disunnahkan untuk menyelenggarakan sholat. Dan juga ada amalan menyembelih hewan qurban yang meneladani Nabi Ibrahim a.s.

Diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu”. (Muttafaqun ‘Alaihi)

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *