Waspadai Penyebaran Air Zam-Zam Palsu di Kota-Kota Besar!

By on Oct 5, 2015
zam zam palsu

Peredaran air zam-zam palsu yang berasal dari Semarang dideteksi telah masuk ke kota-kota besar di Indonesia. Bisnis kotor ini digerebek polisi pada Jumat lalu (2 September 2015) di sebuah rumah di Desa Karang Malang, Mijen, Kota Semarang, Jawa tengah.

Pelaku yang juga pemilik rumah itu, Pandu (48) mengaku mulai memproduksi dan mengelola bisnis air zamzam palsu sejak tiga bulan lalu dengan modal awal Rp25 juta. Mulanya ia menerima pesanan dari seorang pembeli. Lalu ia pelajari seluk beluk kemasan air zam-zam asli, hingga ia berhasil membuat kemasan air zam-zam palsu yang ia edarkan hingga ke Jabodetabek.

Air zam-zam palsu ini menggunakan air sumur bawah tanah sebagai bahan bakunya yang diambil di sekitar rumah pelaku. Kemudian air ini disaring ke dalam filter berbahan drum, selanjutnya dimasukkan ke dalam galon ukuran lima liter menggunakan pompa dan selang kecil.

Langkah selanjutnya, pelaku melakukan pengemasan fisik galon siap edar dengan menempel label bertulis Zamzam Water. Pelaku melakukan pengepakan dengan sangat rapi. Bahkan, ada label-label menggunakan huruf Arab serta tampilan label mirip barkode Bandara Internasional King Abdul Azis di Jeddah.

“Di lihat secara kasat mata, air zamzam palsu ini tidak begitu beda dengan air zamzam asli. Tersangka mengemas secara rapi sesuai tampilan kemasan air zamzam asli di Makkah,” ujar Kepala Subdit 1 Indagsi (Industri, Perdagangan dan Investasi) Ditreskrimsus Polda Jateng, AKBP Juli Agung Pramono.

“Setelah itu dimasukkan kardus yang tertulis sejumlah nama mirip barkode Bandara Internasional King Abdul Azis Jeddah lalu dipasarkan,” paparnya lagi.

Pelaku dijerat pasal Undang-Undang Pangan dengan ancaman pidana paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp4 miliar. Ia juga dijerat Undang-Undang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun dan denda paling banyak Rp2 miliar.

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *