Agar Media Sosial Tak Hambat Pencarian Kerja

By on Jan 5, 2016
media sosial

Punya akun media sosial? Zaman sekarang rasanya hampir tidak ada usia produktif yang tidak punya akun media sosial. Lalu lintas internet disesaki oleh media sosial dengan berbagai fungsinya, dari yang khusus foto hingga penunjang karir.

Banyak yang beranggapan bahwa media sosial mencerminkan diri penggunanya. Makanya, ada pihak pencari tenaga kerja yang memantau akun media sosial pelamar kerja untuk menentukan diterima atau tidaknya. Karena itu, jangan main-main dengan media sosial Anda.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dengan akun media sosial Anda agar tidak menjadi penghalang usaha mencari kerja.

1. Pastikan akun Anda mencerminkan jiwa bersahabat.

Media sosial sejatinya adalah media pertemanan. Namun begitu, ada juga yang menggunakannya untuk bertengkar di dunia maya. Bahkan ada yang terkenal karena sikapnya yang agitatif dan suka hate speech.

Pencari tenaga kerja tentu akan menghindari orang yang akun media sosialnya suka terlibat keributan, berdebat, mencaci, dll. Sebagai pencari kerja, pastikan status Anda minim dengan status-status tersebut.

2. Hindari posting foto dan komentar mengandung unsur pornografi

Ini juga bisa menjadi pertimbangan. Interaksi Anda dengan pornografi bisa jadi ukuruan sopan santun Anda di kantor. Pencari tenaga kerja cenderung menghindari orang yang pikirannya agak cabul.

3. Perhatikan relasi pertemanan akun Anda

Namanya juga penasaran, bisa saja pihak perusahaan sampai melihat daftar teman dari akun media sosial pelamar kerja. Memang ada ungkapan bahwa mem-follow seseorang bukan berarti harus setuju dengan orang itu. Tetapi pihak perusahaan mana paham latar belakang Anda mengikuti orang-orang yang kontroversial atau akun-akun yang punya reputasi buruk.

Sebaliknya, bila ingin pencitraan, follow lah orang-orang yang punya reputasi baik, akun motivator, dll.

4. Jangan terlihat terlalu maniak media sosial

Saat sedang stalking akun Anda, apa jadinya kalau pencari tenaga kerja menilai Anda terlalu gandrung dengan media sosial. Direrata, dalam sehari bisa ada lebih dari 10 postingan facebook, dan itu dinilai terlalu maniak.

Khawatirnya pihak pencari kerja akan berfikir Anda kurang loyal terhadap pekerjaan dan banyak menghabiskan waktu dengan gadget Anda.

Akunmu harimaumu

Istilah itu memang sudah menggantikan pepatah lama “mulutmu harimaumu”. Karena sekarang orang begitu mudah menggaungkan pendapatnya melalui media sosial. Celakanya, tak sedikit yang berurusan mendapatkan kesusahan karena akun media sosialnya.

Karena itu, jaga baik-baik akun media sosial Anda!

Baca juga: Gara-gara Media Sosial, Karir Bisa Terganjal

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *