Pentingkah Pendidikan Untuk Seorang Entrepreneur? Ini Kata Rehnald Kasali

By on Jan 22, 2016
Rhenald Kasali

Dunia mengenal beberapa nama konglomerat yang usahanya sukses, namun tidak begitu baik prestasi akademiknya. Ada yang drop out saat kuliah, bahkan ada yang tidak pernah kuliah.

Orang-orang besar di bidang komputer seperti Bill Gates, Marc Zuckerberg, dan Steve Jobs merupakan contoh orang yang tak menyelesaikan kuliahnya. Di Indonesia, ada nama Menteri Susi Pudjianti yang tak pernah mengenyam bangku kuliah namun mampu membangun sebuah maskapai penerbangan.

Contoh tersebut menjadi populer karena kisahnya yang anti mainstream. Biasanya, orang yang sukses adalah mereka yang punya prestasi akademik. Tetapi ada yang menyalah artikan kisah sukses itu hingga meremehkan sekolah tinggi-tinggi.

Pandangan ini dikoreksi oleh Rhenald Kasali dalam buku “Re-Code Your Change DNA”. Dalam halaman 72-72, ia menulis sebagai berikut:

Ada yang mengatakan seorang entrepreneur adalah orang bebas yang tidak memerlukan pola. Ia bergerak bebas dan sesuka hati, bahkan tak perlu sekolah tinggi.

Meski di dunia ini ada cukup banyak dijumpai wirausaha yang tidak tamat sekolah, kenyataan ini tidak dengan serta merta dapat dikatakan wirausaha tak perlu sekolah. Justru sebaliknya ditemui mereka yang sekolah tinggi punya kecenderungan bekerja lebih disiplin, sistematis, dan mampu berpikir logis.

Mereka yang tidak selesai sekolah bukan berarti mengabaikan pendidikan, melainkan tetap belajar dan yang membedakannya adalah pada cara belajar.

Orang yang tidak bersekolah, kalau mampu bekerja secara sistematis, penuh disiplin dan terbuka terhadap pengalaman hidup dapat menciptakan perubahan. Sebaliknya, sekalipun berpendidikan tinggi, kalau kurang daya juang, kurang berdisiplin dan menutup diri terhadap pengalaman hidup, seseorang dapat saja menjadi penghalang perubahan.

Tentu pendidikan formal tidak bisa dianggap remeh. Kasus seperti Bill Gates terjadi di luar kebiasaan. Faktanya yang umum, prestasi akademik berbanding lurus dengan kesuksesan seseorang dalam dunia usaha maupun dunia kerja.

Jadi, jangan remehkan pendidikan. Kalau tidak ditempuh dalam bentuk formal, namun proses belajar harus selalu ada sepanjang hidup.

About Redaksi Muslim Politan

Muslimpolitan adalah portal muslim perkotaan. Menghadirkan tulisan-tulisan islami, berita, serta feature dengan segmen masyarakat perkotaan. Fanspage: www.facebook.com/muslimpolitan Twitter: www.twitter.com/muslimpolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *